Sebatas Cinta

    Dari Kita Untuk Kita

  1. Jangan Sedih

    Hai rindu, jangan sedih ya. Walau pun 30 hari menulis surat cinta hampir selesai, kita masih bisa menulis dan berbalas-balas surat kok. Ini bukan akhir dari kita. Oh iya, tolong sampaikan salam buat ibumu ya, dari aku yang cinta pada anaknya.

    Salam, cinta.

  2. Pena

    Untuk Pena, kau adalah hal pertama yang saya pikirkan setiap pagi tiba. Dan orang yang paling aku rindukan, itu sebabnya aku menuliskan surat ini. Sejauh ini terima kasih, sudah menyambut baik cinta dan segenap rinduku. Semoga yang kita semogakan itu baik adanya. Dan kau hal terakhir yang aku pikirkan setiap malam, ketika menutup mata. Lalu bermimpi yang menyenangkan.

    Salam, cinta.

  3. Hai!

    Hai rindu, apa kamu mulai bosan? Atau sudah merasan bosan kah? Semoga tidak ya. Aku disini begitu merindukanmu, tak pernah bosan menuliskan sesuatu tentang perasaanku. Sekarang aku bingung, tapi aku berharap. Semoga kita akan terus baik-baik saja.

    Salam, cinta

  4. 1+

    Hai cinta, aku sudah membanca suratmu yang sangat telat itu. Hehe, Tapi tak apa, yang peting suratnya sudah sampai padaku. Beberapa hari kebalakang mungkin adalah hari yang kurang baik untuk kita. Banyak hal yang tidak diinginkan terjadi. Tapi toh semuanya juga sudah lewat.  Semoga kita bisa terus memulai, tanpa pernah menghentikan apa pun yang sedang berjalan. Aku sangat merindukanmu, bagaimana denganmu?

    Salam, cinta.

  5. "Surat Maaf"

    Kemarin adalah hari yang paling buruk, semua waktuku habis terbuang sia-sia. Dan tidak sempat menuliskan surat untukmu. Aku harap kamu dapat memakluminya. Namun bukan yang tanpa memikirkanmu, aku. Namun bukan yang tanpa merindukanmu, aku. Aku selalu mengingatmu. Aku tahu kau pasti marah. Dalam surat ini, aku ingin meminta sedikit maaf darimu atas diriku yang salah. Semoga kita tetap menyenangkan walau dalam lelah.

    Salam, cinta. :)

    #30HariMenulisSuratCinta #DuaHati

  6. "I’d do anything for you. I’m so scared of drifting apart, of losing you slowly, because there’s no reconnecting frayed ends like that."

    bataskata
  7. "Bawa Aku"

    Kelak, bawa aku melayang bersama balon gas itu, denganmu. Hingga nanti jatuh bersama-sama, kita bahagia.

    Salam, cinta.

    #30HariMenulisSuratCinta #DuaHati

  8. "Bukan hendak menyia-nyiakan kamu, tapi aku tak ingin menggenggam sesuatu yang rapuh. Itu hanya akan membuatnya hancur,"

    bataskata
  9. "Ini mungkin hal yang paling bodoh aku lakukan, tapi aku harus melepasmu. Aku mencintaimu, dan kamu layak bahagia walau tidak denganku."

    bataskata
  10. 29-1-13

    Hai Dear, kita sudah hampir satu tahun lebih menjalin hubungan yang sangat baik ini. Banyak suka dan duka yang kita lalui bersama, walau tak secara fisik. Ya kau tahu, kita terbentang jarak, tapi ini bukan masalah bagiku. Dan apa ini menjadi masalah bagimu? Mungkin iya, sebab kau pasti membutuhkan sosok yang bisa selalu ada disampingmu. Disini aku selalu berusaha, namun tak bisa memberikan hasil yang dalam sekejap mata dapat membuat kamu bahagia. Aku tahu kamu mengeluh setiap waktu, aku tahu kamu setiap harinya merasa semakin gelap. Aku mengerti keadaannya, aku tak bisa berbuat banyak. Dari kejauhan, aku hanya bisa mendoakanmu. Dari kejauhan, aku hanya bisa merindukanmu. Dari kejauhan, aku mencintaimu lebih dari apa pun. Aku berjanji, akan melepaskanmu dengan pelan. Kamu layak bahagia, kamu orang baik. Layak mendapatkan lebih dari apa yang bisa aku berikan untukmu dari orang lain yang lebih mampu dari aku. Walau sesungguhnya aku tak ingin melepaskannya. Tenang saja, aku akan terus mendoakanmu dalam segala kebaikan. Kamu yang aku cintai, berbahagialah walau tidak denganku. Dan aku mencintaimu, aku bahagia. Terima kasih.

    1
Next »